Website Sains untuk Anak

Satu lagi website yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan anak-anak. Website Sains untuk Anak-anak (http://sains-anak.blogspot.com) menyajikan artikel ringkas bertema sains untuk anak-anak. Sajiannya meliputi: Astronomi, Biologi, Fisika, Kimia, Komputer, Matematika, Penemu dan Penemuan hingga Seni Fraktal (Fractal Art). Situs ini dikelola oleh Adi Nugroho. Di bawah ini salah satu contoh tulisan yang disajikannya.

Mengenal Aneka Jenis Awan



Coba deh, teman-teman menatap langit. Adakah awan (cloud) yang berarak di sana? Keluarga awan memang macam-macam dan aneh-aneh bentuknya. Kita kenalan dengan mereka, yuk! Ada beraneka macam jenis awan di langit. Sudah sejak lama manusia ingin berkenalan dengan awan. Ilmu yang khusus mempelajari awan, namanya nefologi.

Keluarga awan dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok awan rendah, awan tengah, awan tinggi dan awan vertikal. Dari empat kelompok ini, para ahli telah berhasil berkenalan dengan 100 jenis awan!

Awan terbentuk dari titik air. Kadang ada juga titik-titik es atau kristal es. Titik air dan es itu berasal dari air yang ada di permukaan planet kita. Air itu berasal dari air di permukaan laut, sungai, danau, rawa, waduk atau bendungan. Ada juga yang dari es di kutub dan salju di puncak gunung tinggi. Bahkan ada yang dari tumbuhan dan keringat teman-teman! Semua air itu terbang ke langit karena menguap. Yap! Mereka berubah dari cair menjadi gas.

Ketika uap air telah mencapai ketinggian tertentu di atmosfer, mereka mencair. Ya, keluarga awan harus mengalami kondensasi atau pengembunan. Kejadian ini gara-gara mereka kedinginan. Bahkan, kalau suhunya 0 derajat celsius, uap air berubah menjadi kristal es. Air dan es itu bisa mengambang di angkasa karena bobot mereka sangat kecil. Merekalah yang kita lihat sebaggai awan. Nah, yang membuat awan jadi bermacam bentuk adalah tiupan angin. O iya, kalau titik airnya semakin besar, mereka tak bisa mengambang lagi. Mereka akan jatuh ke bumi menjadi hujan.

Awan Rendah

Awan yang sering kita lihat ini berada kurang dari 2.000 meter di atas permukaan tanah. Biasanya menyelimuti seluruh langit. Warnanya abu-abu. Ketika awan ini menyentuh tanah, kita menyebutnya kabut. Anggota keluarga ini antara lain stratus, nimbostratus, cumulus humilis, cumulus, dan stratocumulus.

Awan Tengah

Awan ini tinggal sekitar 2.000 meter - 6.000 meter di atas permukaan tanah. Warnanya putih. Anggota keluarganya berawalan alto. Contohnya, altostratus, altocumulus, dan altocumulus mackerel sky.

Awan Tinggi

Awan ini ada di lapisan troposfir, di ketinggian lebih dari 8.000 meter dari permukaan tanah. Di ketinggian ini, air akan membeku. Anggotanya, cirrus, cirrus uncinus, cirrostratus, dan cirrocumulus. Ups! Nama mereka memang ada cirro atau cirrus-nya.

Awan Vertikal

Keluarga ini tinggal di berbagai ketinggian. Contohnya adalah awan cumulonimbus, si penanda hujan deras. Bahkan kadang disertai badai. Itu sebabnya awan ini dijuluki kepala petir (thunderheads). Eh, di awan ini sering kita jumpai pelangi yang indah.

sumber: sains-anak.blogspot.com

1 komentar:

  1. mantap artikelnya sangat menambah pengetahuan apalagi buat ane yang hampir lupa tentang awan.

    BalasHapus